Buat Mr. Presiden Indonesia, Bapak Ir. Jokowi

Januari 29, 2015

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua

Bapak Presiden yang terhormat, sebagai rakyat biasa saya tidak mungkin bisa bertatap muka atau bertamu ke istana bapak untuk menyuarakan suara sanubari saya yang didasarkan pada kecintaan pada bangsa dan negara semata, semoga melalui tulisan di blog ini barangkali tulisan ini sengaja atau tidak sengaja bapak lihat dan bapak dengar baik secara langsung atau melalui staf bapak.

Begini pak, saya begitu sedih melihat kondisi bangsa sekarang ini terutama saling sengkarut hubungan POLRI dan KPK yang di awali dari keputusan Bapak ingin mengusulkan calon tunggal yang akan menjadi kepala POLRI menggantikan Bapak Sutarman yang memasuki masa pensiun 9 bulan lagi, padahal sebelum ada peristiwa ini bangsa indonesia adem ayem, aman dan bahkan damai meski harga-harga bahan makanan, transportasi dan lainnya melambung gara-gara kebijakan bapak menaikkan harga BBM pada tanggal 18 Nopember 2014, yaitu sebesar 30 %, padahal sebagai masyarakat awam saat itu harga minyak di pasaran dunia menurun.

Sejak itu harga semua barang naik, nasi goreng yang biasanya di kampung saya Rp. 8.000 perbungkus naik menjadi Rp.9.000 bahkan ada yang naik menjadi Rp. 10.000 perbungkus. penjual es pinggir jalan juga menaikkan dagangannya, pendek kata semua barang naik,  padahal ketika Bapak kampanye dulu berjanji tidak akan menaikkan harga BBM, namun begitu rakyat Indonesia tetap adem ayem dan setia terus mendukung Bapak, menunggu gebrakan bapak dalam membangun bangsa ini. Meski selanjutnya Bapak menurunkan kembali per tanggal 1 Januari menjadi Rp. 7.600 dan pertanggal 15 januari 2015 menurunkan kembali lagi menjadi Rp. 6.500, ketahuilah  bapak Presiden harga-harga sudah kadung melambung dan tidak akan kembali lagi..harga nasi goreng masih tetap naik, harga tahu tek juga tetap dan lainnya. pendek kata harga sulit kembali lagi. sehingga dari data BPS, tingkat inflasi bangsa Indonesia melewati target dari perkiraan rencana inflasi tahun 2014 yaitu 7,9 % dari target 4,5 % plus minus 1%. artinya jika gaji pegawai dinaikkan 7 % maka sama dengan tidak naik karena harga barang juga naik sebesar itu bahkan lebih.

Bapak Presiden yang terhormat, percayalah rakyat masih mendukung Bapak  dalam kehidupan ekonomi bangsa sekarang ini, sayangnya dukungan rakyat mulai berangsur-angsur menurun sekarang ini, karena kebijakan anda dibidang hukum, pertama. Bapak menunjuk jaksa agung  HM. Prasetyo dengan cepat tanpa minta pertimbangan KPK dan PPATK untuk melihat track and record mereka. padahal sebelumnya ketika Bapak  menunjuk menteri dulu, bapak menggunakan jasa KPK dan PPATK sebelum menteri tersebut di lantik, saat itu masyarakat Indonesia kagum dengan integritas anda dalam menegakkan bangsa tercinta ini dari perilaku korupsi dan ketidak jujuran, sayang hubungan manis dengan KPK dan PPATK tidak bapak lanjutkan saat menunjuk jaksa agung.

Masyarakat Indonesia di warung-warung kopi sambil ditemani TV nasional dan koran lokal lantas bersyu-udzon dengan Bapak, mereka tahu siapa Jaksa Agung tersebut dan partai apa dia. Rakyat Indonesia menyesalkan ketidakberdayaan, maaf pak “lemahnya” Bapak di hadapan petinggi partai pendukung bapak. padahal dalam setiap kesempatan saat kampanye dulu, bapak menyampaikan ” koalisi tanpa syarat apapun” atau ada istilah”koalisi bebas syarat”. Baca entri selengkapnya »

Iklan