Kenangan tak terlupakan di Belitung

Mei 28, 2015

Oleh Mudzakkir Hafidh

Selamat pagi pembaca setia blog ideguru. pagi hari ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya berkunjung ke Pulau Belitung pada tanggal 18 s.d. 20 Mei 2015 bersama tim alumni Oxford Direktorat PAIS Kementerian Agama RI yang pada 3 hari tersebut lagi menyelesaikan tugas besar yaitu pembuatan modul pelatihan guru tentang metodologi pembelajaran PAI yang aktif dan menyenangkan dimana pertemuan yang kali ini merupakan pertemuan final atau tahap akhir dari modul sebelum di impelementasikan ke seluruh guru PAI seluruh Indonesia.

Dua hari pertama berjibaku dengan tugas start jam 07.30 sampai jam 24.00, pada hari terakhir sebelum saya pulang saatnya berkunjung ke SDN Gantong tempat Andrea Hirata Belajar dan juga sebagai titik awal kebangkitan pulau Belitung, ya, kebangkitan pulau Belitung di awali dari SD Muhammadiyah Gantong yang ceritanya diangkat dalam film layar lebar berjudul Laskar Pelangi. dari film itulah pulau Belitung mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia dan bahkan dunia, msayarakat pulau Belitung sudah selayaknya berterima kasih pada si aktor penulis Andrea Hirata yang buku karyanya menjadi best seller tidak hanya di negeri sendiri namun di 30 negara lain di dunia, bahkan buku itu tercetak dalam berbagai versi bahasa lebih dari 5 juta buku. hebat…! penulis kelas dunia dari Indonesia.

Sekilas setelah turun dari Bandara Tanjung Pandan, rombongan langsung menuju Hotel Bahamas, saya melihat jalan raya di pulau Belitung sangat mulus, bahkan pada hari terakhir ketika berkunjung ke Manggar yang perjalanannya kurang lebih 2 jam dan dilanjutkan ke pantai Tanjung Tinggi kurang lebih 1 jam dari Manggar jalan-jalan yang saya lewati nampak mulus dan bagus,meski jalanan tidak selebar jalan pantura di Jawa. Sepanjang perjalanan itu jalanan nampak lengang, sesekali berpapasaan dengan truk pengangkut kelapa sawit atau hasil alam lain, kanan kiri jalan nampak tanah gersang, ilalang dan sesekali kebun sawit.

Pada hari yang terakhir rombongan para guru berkunjung ke SD Muhammadiyah Gantong, bangunan sekolah lama yang tinggal puing-puing tidak terawat namun masih banyak dikunjungi wisatawan, karena disitulah syuting film laskar pelangi. Baca entri selengkapnya »

Iklan

ANAK SUPERAKTIF DAN ANAK HIPERAKTIF

Mei 3, 2015

Oleh

Mudzakkir Hafidh

Selamat siang pembaca.

Kali ini saya ingin sedikit menjelaskan perbedaan anak superaktif dan anak hiperaktif. karena kadang kita seringkali melihat anak yang tidak bisa duduk atau suka jalan-jalan dalam kelas langsung kita sebut anak hiperaktif, padahal belum tentu lho, dan hal itu perlu kajian dari psikolog sebelum guru, dan orang tua memberi gelar anak hiperaktif.

Nah, begini, anak superaktif itu adalah anak yang aktif bergerak dan beraktifitas baik di kelas atau di rumah, namun ia masih bisa duduk tenang dan  mengontrol dirinya walaupun hanya 5 menit, kadang ia menjahili teman karena ia memang cepat bosan dalam belajar, begitu juga ia sering corat-coret tembok karena ia tidak menemukan buku gambar. namun anak ini masih bisa mendengarkan perintah dari guru atau dari orang tua.

Sedang anak Hiperaktif adalah anak yang aktif bergerak dan tidak ada kemampuan untuk memusatkan perhatian atau konsentrasi, pergerakan anak tersebut juga tidak bisa diarahkan cenderung semaunya sendiri. seringkali ia bertindak atau melakukan sesuatu tanpa berfikir. seringkali juga ia berjalan atau berputar-putar tanpa alasan yang jelas, kadang ia membuang-buang barang yang ia lihat tanpa ia sadari, ia terus berlarian, bergerak tanpa kenal lelah, ia juga tidak mempunyai ketahanan yang lama ketika duduk kosentrasi di kelas bahkan di bawah 5 menit, ia gampang berpindah-pindah tugas ke teman lain padahal tugasnya sendiri belum ia selesaikan. ia juga kadang suka membahayakan orang lain tanpa rasa takut, misalnya memukul teman dll.

Jadi jelas ya pembaca antara anak superaktif dan anak hiperaktif, guru dan orang tua harus mengetahui ini. sehingga bisa membedakan perlakuan terhadap model kedua anak tersebut. khusus anak hiperaktif butuh ketelatenan dari Bapak/Ibu orang tua serta guru dalam membimbing. banyak kasus anak hiperaktif dengan kesabaran orang tua dan guru bisa tumbuh normal sebagaimana anak yang lain dengan syarat orang tua, guru dan psikolog harus bergandeng tangan. jadi jangan kuatirkan anak tersebut….

*Disarikan dari berbagai sumber bacaan yang saya baca


Buat Mr. Presiden Indonesia, Bapak Ir. Jokowi

Januari 29, 2015

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua

Bapak Presiden yang terhormat, sebagai rakyat biasa saya tidak mungkin bisa bertatap muka atau bertamu ke istana bapak untuk menyuarakan suara sanubari saya yang didasarkan pada kecintaan pada bangsa dan negara semata, semoga melalui tulisan di blog ini barangkali tulisan ini sengaja atau tidak sengaja bapak lihat dan bapak dengar baik secara langsung atau melalui staf bapak.

Begini pak, saya begitu sedih melihat kondisi bangsa sekarang ini terutama saling sengkarut hubungan POLRI dan KPK yang di awali dari keputusan Bapak ingin mengusulkan calon tunggal yang akan menjadi kepala POLRI menggantikan Bapak Sutarman yang memasuki masa pensiun 9 bulan lagi, padahal sebelum ada peristiwa ini bangsa indonesia adem ayem, aman dan bahkan damai meski harga-harga bahan makanan, transportasi dan lainnya melambung gara-gara kebijakan bapak menaikkan harga BBM pada tanggal 18 Nopember 2014, yaitu sebesar 30 %, padahal sebagai masyarakat awam saat itu harga minyak di pasaran dunia menurun.

Sejak itu harga semua barang naik, nasi goreng yang biasanya di kampung saya Rp. 8.000 perbungkus naik menjadi Rp.9.000 bahkan ada yang naik menjadi Rp. 10.000 perbungkus. penjual es pinggir jalan juga menaikkan dagangannya, pendek kata semua barang naik,  padahal ketika Bapak kampanye dulu berjanji tidak akan menaikkan harga BBM, namun begitu rakyat Indonesia tetap adem ayem dan setia terus mendukung Bapak, menunggu gebrakan bapak dalam membangun bangsa ini. Meski selanjutnya Bapak menurunkan kembali per tanggal 1 Januari menjadi Rp. 7.600 dan pertanggal 15 januari 2015 menurunkan kembali lagi menjadi Rp. 6.500, ketahuilah  bapak Presiden harga-harga sudah kadung melambung dan tidak akan kembali lagi..harga nasi goreng masih tetap naik, harga tahu tek juga tetap dan lainnya. pendek kata harga sulit kembali lagi. sehingga dari data BPS, tingkat inflasi bangsa Indonesia melewati target dari perkiraan rencana inflasi tahun 2014 yaitu 7,9 % dari target 4,5 % plus minus 1%. artinya jika gaji pegawai dinaikkan 7 % maka sama dengan tidak naik karena harga barang juga naik sebesar itu bahkan lebih.

Bapak Presiden yang terhormat, percayalah rakyat masih mendukung Bapak  dalam kehidupan ekonomi bangsa sekarang ini, sayangnya dukungan rakyat mulai berangsur-angsur menurun sekarang ini, karena kebijakan anda dibidang hukum, pertama. Bapak menunjuk jaksa agung  HM. Prasetyo dengan cepat tanpa minta pertimbangan KPK dan PPATK untuk melihat track and record mereka. padahal sebelumnya ketika Bapak  menunjuk menteri dulu, bapak menggunakan jasa KPK dan PPATK sebelum menteri tersebut di lantik, saat itu masyarakat Indonesia kagum dengan integritas anda dalam menegakkan bangsa tercinta ini dari perilaku korupsi dan ketidak jujuran, sayang hubungan manis dengan KPK dan PPATK tidak bapak lanjutkan saat menunjuk jaksa agung.

Masyarakat Indonesia di warung-warung kopi sambil ditemani TV nasional dan koran lokal lantas bersyu-udzon dengan Bapak, mereka tahu siapa Jaksa Agung tersebut dan partai apa dia. Rakyat Indonesia menyesalkan ketidakberdayaan, maaf pak “lemahnya” Bapak di hadapan petinggi partai pendukung bapak. padahal dalam setiap kesempatan saat kampanye dulu, bapak menyampaikan ” koalisi tanpa syarat apapun” atau ada istilah”koalisi bebas syarat”. Baca entri selengkapnya »


BELANJA OLEH-OLEH MURAH DI CHINATOWN SINGAPURA

November 21, 2014

DSCF1194

Oleh Mudzakkir Hafidh

(Tulisan 2 pengalaman di Singapura)

Chinatown adalah kawasan historis yang terbesar di Singapura, berlokasi di dekat pusat bisnis yang ramai. Ketika Raffles mengumumkan Singapura sebagai pusat perdagangan di tahun 1819, banyak orang Tionghoa datang ke Singapura, dan pada akhir tahun 1860-an, komunitas orang Tionghoa di sini telah berkembang mencapai 65% populasi Singapura.
Baca entri selengkapnya »


Apakah Sumedang Mempunyai Bupati ?

Juni 11, 2014

Oleh

Mudzakkir Hafidh

Pada tanggal 4  s/d 6 Juni 2014 saya mendapat tugas untuk mengikuti workshop Kurikulum 2013 tingkat Nasional angkatan 4 di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. saya memutuskan naik pesawat ke Bandung, karena saya pikir bandung dan Kuningan hanya berjarak 144 km kalau kita searching di mbah google, kalau kecepatan mobil rata-rata 60 km/jam berarti butuh 2 jam saja.

Setelah saya sampai di Bandung, selanjutnya saya naik travel ke Kuningan, setelah duduk di travel saat itu saya melihat jam di HP menunjukkan pukul 12.00 WIB sedangkan acara pembukaan jam 15.00 WIB. dengan pedenya saya menanyakan lama perjalanan ke Kuningan  ke pak supir travel itu, sungguh terkejut pak supir itu hanya tersenyum sinis dan mengatakan kalau dia tidak berani menjamin mobil akan sampai di kabupaten Kuningan dalam waktu 3 jam ke depan bahkan ia memperkirakan baru sampai di tempat sekitar pukul 18.00 WIB dengan alasan kondisi jalan yang jelek dan juga macet. dengan raut kecewa dan tidak percaya, saya minta  ke pak sopir untuk mempercepat laju mobil saat lewat tol Bandung Celeunyi dengan harapan cepat sampai. Baca entri selengkapnya »


SURAT TERBUKA KEPADA ANGGOTA DPRD LAMONGAN

Mei 23, 2014

images

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebelumnya saya mohon maaf, sebagai warga masyarakat Lamongan perantauan tepatnya di Surabaya, saya merasa sangat malu dan risi terhadap perilaku 70 orang Kepala Sekolah dan guru yang telah bersekongkol mencuri soal UNAS SMA 2014. tindakan itu tidak bisa dinalar dengan akal sehat meski disebabkan atau dilatar belakangi oleh  berbagai macam alasan apapun.

Tindakan Kepala Sekolah dan guru itu telah mencidrai dan menghianati nilai luhur tujuan pendidikan nasional , tindakan itu juga menunjukkan kegagalan pendidikan moral dan budi pekerti serta nilai dasar agama. Menurut saya tindakan curang seperti itu tidak seharusnya dikerjakan oleh “yang terhormat” Kepala Sekolah atau “yang terhormat” guru yang sudah mendapat kepercayaan negara dalam bentuk SK Guru PNS atau SK Guru Yayasan bahkan saya yakin mereka itu sudah mendapat SK penerima tunjangan fugsional guru sebagai penghargaan menjadi “guru profesional”. lantas dimanakah kompetensi Kepribadian mereka? bisakah mereka dikatakan mempunyai kompetensi sosial? apalagi dikatakan guru profesional?

Kalau seorang dokter yang melaksanakan malpraktek, surat ijinnya dicabut oleh organisasi profesi kedokteran, lantas kalau guru yang melaksanakan mal praktek siapakah yang mencabut surat ijinnya? beranikah yang terhormat Bapak Menteri Pendidikan Nasional serta PGRI sebagai salah satu organisasi profesi guru mencabut surat ijin praktek mengajar? Baca entri selengkapnya »


TIGA TANTANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

Mei 17, 2014

Oleh

Mudzakkir Hafidh

Ada tiga tantangan pendidikan di Indonesia  khususnya pendidikan agama menurut Prof DR. Noor Syam. Sekjen Kementerian Agama RI  dalam acara pembukaan workshop PAI Unggulan yang diadakan oleh Direktorat PAIS Kemenag RI hari Senin, 12 Mei 2013 di Hotel New Ayuda. Baca entri selengkapnya »