PPP MERANA AKIBAT MISKOMUNIKASI

Oleh

Mudzakkir Hafidh

Hari-hari ini kita disuguhi tontonan perpecahan di tubuh partai PPP yang dipimpin oleh Suryadarma Ali, hampir semua program TV nasional memberitakan perpecahan ini, dimana PPP pecah menjadi dua firkoh, yang pertama dibawa gerbong Ketumnya Suryadarma dan yang lain dipimpin sang Sekjen Romahurmuzy.

Perpecahan tersebut disatu sisi menampakkan ketidakbecusan manajemen dalam sebuah partai yang dihuni oleh mayoritas muslim, disisi yang lain menampakkan bahwa dipartai tersebut telah terjadi peperangan egoitas para pimpinan yang sudah meninggalkan rasionalitas. bisa dibayangkan seorang ketua partai langsung menyerahkan bulat-bulat suara pemilihnya kepada ketua partai lain dalam pilpres Juli 2014 nanti tanpa ada komunikasi dan kesepakatan utuh dari semua unsur pimpinannya. akibat dari itu, sebagian pimpinan membelot dan mengadakan perlawanan. cerita makin ramai setelah diadakan mukernas yang diadakan sekjen yang selanjutnya memutuskan menonaktifkan ketumnya, cerita makin seru ketika ketum menyampaikan bahwa mukernas itu liar. Yang menjadi pertanyaan, mengapa perpecahan itu terjadi ?

Menurut saya akar permasalahannya, adalah miskomunikasi atau komunikasi yang buntu, kurang cair dan kurang transparan. ketika Suryadarma Ali hadir di kampanye partai Gerindra, harusnya ia menjelaskan kepada unsur pimpinan alasan kehadirannya, ketika memang itu khilaf maka ia harus minta maaf. tidak seharusnya ketika ia ditegur ia marah dan memecat beberapa pimpinan. tindakan itu tidak menyelesaikan masalah dan bahkan menimbulkan masalah baru.

Jadi Komunikasi yang erat, ramah dan hangat merupakan kunci keharmonisan dalam segala pranata kehidupan, sebaliknya karena kurang lancarnya komunikasi yang aktif dan erat negara akan hancur, partai akan pecah, dan rumah tangga akan bercerai berai. Mari kita belajar dari kisah nyata PPP ini dalam hidup kita.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: