AKAL PIKIRAN VS HAWA NAFSU

Oleh Mudzakkir Hafidh

berfikirSeperti biasa setelah shalat maghrib setiap minggu sang Kyai memberi tausiyah atau nasihat kepada para santri dan para jamaah yang kebetulan shalat di masjid tersebut. Sang Kyai menyampaikan pesan, “Barangsiapa yang mengedepankan akal pikiranya daripada hawa nafsunya maka sungguh ia beruntung dan selamat, sebaliknya barang siapa yang mendahulukan hawa nafsunya daripada akal pikirnya maka ia akan merugi dan celaka”.

Ketika mendengar itu, seorang murid langsung angan-angannya terbang jauh, renungannya melompat dari batas dinding masjid itu membayangkan beberapa tokoh bangsa dan tokoh agama yang sekarang merana, ia bayangkan bagaimana sosok Anas urbaningrum, Amad eee….ee…salah ahmad Fathonah….ia juga bayangkan…ustadz Lutfi Hasan Ishaq…membayangkan lagi bapak menpora Andi Mallarangen….Oooooooaaaakil Muktar….si Dukun  Guntur Bumi… dll, mereka dulu orang terhormat dan terpandang, mungkin juga mereka dulu adalah teladan bagi masayarakat, tetangganya dan pasti keluarganya. Karena mereka lebih mendahulukan nafsunya daripada akal pikirnya maka nasib mereka jatuh ke jurang kenistaan, bahkan lebih jelek dari comberan. mengapa begitu ? karena mereka adalah orang-orang terdidik dan cerdik pandai. Sayang mereka tidak hati-hati dengan kerasnya kehidupan ini yang penuh tipu daya dan berbagai muslihat keji.

Syetan dan Tipu Daya

Banyak orang yang menghina ketika ada seseorang yang terkena cobaan dunia, namun tidak berapa lamaia juga kena gilirannya. jangan-jangan kita sebentar lagi akan menyusul mereka jatuh ke lubang comberan, dibahas dan diberitakan di antero kota dan desa. sekali lagi akankah kita akan menyusul mereka ke terali besi?

Jawabannya, Ya jika akal pikiran anda tersandera oleh hawa nafsu anda dan Tidak jika hawa nafsu anda tersandera oleh akal pikiran anda.

wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: