BERILAH KESEMPATAN, ANAK PASTI KREATIF

AKARTA, KOMPAS.com – Kegiatan kreativitas sangat penting diberikan kepada anak-anak untuk melihat kemampuan siswa berkreasi, karena faktanya, jika diberi kesempatan ternyata anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan. Hanya, memang, kesempatan untuk mewujudkan kreativitas mereka masih belum maksimal.

Menanamkan pendidikan karakter anak untuk membangun optimisme mereka, bahwa negara kita mampu untuk lebih baik di masa depan.
— Suharlan

Hal tersebut diungkapkan Tarmizi, guru SMAN 91 Jakarta, ketika mengikuti aksi kepedulian bakti sosial dengan bergotong royong membersihkan masjid dan gereja di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (8/5/2010). Kegiatan dilakukan dalam rangka Gebyar Apresiasi Karakter Siswa Indonesia (Gebyar Aksi) 2010 yang digelar oleh Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dalam rangka memperkuat pendidikan karakter siswa-siswi SMA.

Selain kerja bakti, siswa juga diajak mengunjungi pesantren Ulul Ilmi yang terletak tak jauh dari bumi perkemahan Cibubur. Di sana, para siswa membaur dengan anak-anak pesantren dan saling bertukar cerita dengan mereka.

Tidak hanya kerja bakti, peserta dari Nangroe Aceh Darussalam (NAD) mempertunjukkan kepiawaian mereka dengan atraksi Tari Saman. Sebaliknya, anak-anak panti juga tidak mau kalah. Mereka juga menarikan Tari Saman dengan gerak dan keseragaman yang menakjubkan.

“Pola kegiatan ini memang sedang kita cari, ada tatanan nilai yang bisa ditonjolkan pada kegiatan ini, pertama nilai kebangsaan. Melalui kegiatan ini suatu saat aksi kebangsaan bisa disebar ke seluruh Indonesia dan itu dikembangkan di wilayah masing-masing,” ujar Tarmizi.

Menurutnya, aksi kepedulian tersebut sangat penting dilakukan. Hal itu bertujuan agar jangan sampai generasi muda Indonesia disusupi oleh nilai-nilai yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

“Anak sekolah sibuk mengejar prestasi, tapi budi pekertinya kurang. Pada akhirnya mereka merasakan kalau hak-haknya tidak terpenuhi. Jika sudah demikian mereka akan melakukan demo, lalu siapa yang rugi? Kita juga kan?” tambah Tarmizi.

Kepala Seksi Bakat dan Prestasi Sub Direktorat Kegiatan Kesiswaan Direktorat Pembinaan SMA Kemendiknas Suharlan mengatakan, aksi kepedulian ini penting bagi siswa karena mencakup kepedulian kepada diri mereka sendiri, kepedulian terhadap lingkungan sosialnya, serta ajang untuk terbiasa membentuk kebersamaan di antara sesama.

“Dengan kegiatan-kegiatan yang menyentuh dan melibatkan emosi mereka seperti ini kita dapat menanamkan pendidikan karakternya untuk membangun optimisme mereka sebagai generasi penerus yang percaya bahwa negara kita mampu untuk lebih baik di masa depan,” ujar Suharlan.

Adapun selain kegiatan beraksi kepedulian, Gebyar Aksi juga menggelar Aksi Kebangsaan yang diisi dengan bermacam permainan menarik dan kreatif. Permainan yang disebut dengan “Tetap Tegak Benderaku” atau game memanah atau “Bidikan Jitu”.

Sumber : http://edukasi.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: