PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN PAKEM

April 29, 2010

Prinsip PAKEM

Sekurang-kurangnya ada empat prinsip atau komponen PAKEM, yaitu:

Baca entri selengkapnya »

Iklan

CIRI-CIRI PEMBELAJARAN PAKEM

April 29, 2010

By.Ideguru

Sebagaimana telah kita ketahui PAKEM merupakan kependekan dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Dari kata-kata itulah kita dapat mengetahui ciri-ciri atau karakteristik dari PAKEM itu sendiri.

  1. Aktif

Ciri pertama pembelajaran model PAKEM adalah aktif. Maksudnya pembelajaran model ini memungkinkan peserta didik berinteraksi secara aktif dengan lingkungan, memanipulasi obyek-obyek yang ada di dalamnya dan mengamati pengaruh dari manipulasi obyek-obyek tersebut. Dalam hal ini guru pun terlibat secara aktif, baik dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajarannya.

Baca entri selengkapnya »


LANDASAN, KONSEP, DAN ALASAN PEMBELAJARAN PAKEM

April 29, 2010

Oleh Mudzakkir Hafidh

A. Landasan PAKEM

1. Landasan Filosofis PAKEM

Yang melandasi Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) antara lain filsafat Konstruktivisme yang menekankan agar peserta didik mampu mengintegrasikan gagasan baru dengan gagasan atau pengalaman awal yang telah dimiliki peserta didik. Harapannya mereka mampu membangun makna bagi fenomena yang berbeda. (Lihat Paul Suparno). Di samping itu, juga filsafat Pragmatisme yang menekankan agar dalam pembelajaran peserta didik sebagai subyek yang aktif, sementara guru sebagai fasilitator (Lihar Ornstein & Levine, 1985).

Baca entri selengkapnya »


TAHAPAN-TAHAPAN PEMBELAJARAN PAKEM

April 29, 2010

By. ideguru

Dengan mengetahui hakikat dan tahapan perkembangan berpikir anak, maka guru dalam melaksanakan pembelajaran hendaknya mengacu pada cara anak belajar. Belajar adalah proses membangun makna/pemahaman yang dilakukan secara aktif (mental dan fisik) oleh anak, belajar berarti harus mengalami langsung (Piaget dalam Trianto, 2007:13). Selain itu, anak sebelum pergi ke sekolah sudah mempunyai gagasan dan gagasan awal anak harus digunakan guru dalam menanamkan konsep baru. Ausubel mengatakan bahwa belajar akan bermakna jika informasi baru dihubungkan dengan strukur pengertian (gagasan awal) yang sudah dipunyai anak yang sedang belajar (dalam Suparno, 1997:54). Oleh karena itu, tidaklah pada tempatnya jika guru menganggap anak adalah gelas kosong yang harus diisi pengetahuan. Anak ibaratnya tanaman yang harus dirawat dengan baik. Sebagai pembelajar, anak adalah tanaman yang sudah punya potensi untuk tumbuh dan berkembang, tinggal bagaimana guru mengembangkan sesuai dengan potensinya.

Baca entri selengkapnya »


PAKEM adalah Pendekatan Pembelajaran

April 29, 2010

By. Ide guru

PAKEM adalah pendekatan pembelajaran, bukan metode atau strategi pembelajaran. Pendekatan dapat dimaknai sebagai cara pandang terhadap sesuatu, sedangkan metode adalah bagian dari pendekatan. Metode bisa berupa diskusi kelompok, ceramah, tanya jawab, penugasan, demonstrasi, eksperimen, karyawisata; dan kegiatannya bisa berupa siswa melakukan percobaan, wawancara, membuat denah, membaca peta, membaca dan menulis ragam teks, dan sebagainya. Semua ini dilakukan dengan cara mengaktifkan anak, mendorong munculnya kreativitas, dilaksanakan dalam suasana belajar yang menyenangkan, dan diharapkan mencapai hasil belajar yang efektif.

Baca entri selengkapnya »


“GURU YANG PINTAR” VS “GURU YANG BODOH”

April 29, 2010

Oleh Mudzakkir Hafidh

Ha..ha.. ada-ada saja Om Bob Sadino menyindir guru, dengan dibolak-balik, guru yang pintar menjadi “guru yang bodoh”, sebaliknya guru yang pintar menjadi “guru yang bodoh”… tapi kalau dipikir-pikir betul juga kalau orang itu merasa bodoh, maka ia sebenarnya mempunyai keinginan kuat untuk meningkatkan kemampuannya dengan segala caranya, sebaliknya kalau orang itu merasa pintar, maka ia menjadi sombong, diperingatkan/dinasehati katanya menggurui dan lainnya.

ADA DAK YA GURU YANG MERASA PINTER, KALAU ADA INI CIRINYA..HE..HE…Saya termasuk mana ya? e..ee..kalau saya inginnya menjadi orang yang merasa haus ilmu saja, sebagaimana blog saya ini….he..he…

Baca entri selengkapnya »