FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEKERASAN PADA SISWA

April 25, 2010

Tulisan ini, sengaja kami ambil secara utuh dari blog e-psikologi.com, ditulis oleh Pudji Susilowati S.Psi, tulisan ini enak dibaca, sangat penting dibaca oleh guru dan orang tua, sayang daftar pustaka tidak disebutkan secara jelas,

Kekerasan dapat terjadi dimana saja, termasuk di sekolah. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh UNICEF (2006) di beberapa daerah di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 80% kekerasan yang terjadi pada siswa dilakukan oleh guru. Belakangan ini masyarakat dikejutkan dengan berita mengenai seorang guru yang menganiaya salah satu siswanya akibatnya siswa tersebut harus dirawat di rumah sakit. Di televisi juga pernah marak diberitakan mengenai siswa yang melakukan kekerasan pada siswa lainnya, contohnya kasus IPDN, dll. Hal ini, tentunya cukup mengejutkan bagi kita. Kita tahu bahwa sekolah merupakan tempat siswa menimba ilmu pengetahuan dan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siswa. Namun ternyata di beberapa sekolah terjadi kasus kekerasan pada siswa yang dilakukan oleh sesama siswa, guru atau pihak lain di dalam lingkungan sekolah.

Baca entri selengkapnya »


MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PAKEM (SERI 8)

April 25, 2010
By. MUDZAKKIR HAFIDH

Saya masih semangat saling berbagi ilmu dari berbagai pelatihan, terutama dalam hal pembelajaran inovatif ala PAKEM. Mari kita pelajari bersama materi kita ini, selanjutnya mari kita praktekkan. SELAMAT MENCOBA

A. Every One is  A Teacher Here

Metode “setiap orang adalah guru” merupakan cara tepat untuk mendapatkan partisipasi kelas secara keseluruhan maupun individual. Metode ini memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk berperan sebagai guru bagi kawan-kawannya. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut :

a. Bagikan secarik kertas/kartu indeks kepada seluruh siswa. Setiap siswa diminta untuk menuliskan satu pertanyaan tentang materi pembelajaran yang sedang dipelajari di kelas (misalnya tugas membaca) atau sebuah topik khusus yang akan didiskusikan di dalam kelas.

a. Kumpulkan kertas, acak kertas tersebut kemudian bagikan kepada setiap siswa. Pastikan bahwa tidak ada siswa yang menerima soal yang ditulis sendiri. Mintalah kepada siswa untuk membaca dalam hati pertanyaan dalam kertas tersebut kemudian mintalah kepada mereka memikirkan jawabannya.

b.Mintalah kepada siswa secara sukarela untuk membacakan pertanyaan tersebut dan menjawabnya.

  1. Setelah jawaban diberikan, mintalah kepada siswa lainnya untuk menambahkan.
  2. Lanjutkan dengan sukarelawan berikutnya.

B. Index Card Match

Metode “mencari pasangan kartu” cukup menyenangkan digunakan untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut

  1. Buatlah potongan-potongan kertas sebanyak jumlah siswa yang ada di dalam kelas.
  2. Bagilah kertas-kertas tersebut menjadi dua bagian yang sama
  3. Pada separo bagian, tulis pertanyaan tentang materi yang akan dibelajarkan. Setiap kertas bersisi satu pertanyaan.
  4. Pada separo kertas yang lain, tulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat.
  5. Kocoklah semua kertas sehingga akan tercampur antara soal dan jawaban.
  6. Setiap siswa diberi satu kertas. Jelaskan bahwa ini adalah aktivitas yang dilakukan berpasangan. Separoh siswa akan mendapatkan soal dan separo yang lain akan mendapatkan jawaban.
  7. Mintalah kepada siswa untuk menemukan pasangan mereka. Jika ada yang sudah menemukan pasangan, mintalah kepada mereka untuk duduk berdekatan. Jelaskan juga agar mereka tidak memberitahu materi yang mereka dapatkan kepada teman yang lain.
  8. Setelah semua siswa menemukan pasangan dan duduk berdekatan, mintalah kepada setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh dengan keras kepada teman-temannya yang lain. Selanjutnya soal tersebut dijawab oleh pasangannya.
  9. Akhiri proses ini dengan membuat klarifikasi dan kesimpulan.

C. Guided Teaching

Langkah-langkah pembelajaran “panduan mengajar” adalah

  1. Sampaikan beberapa pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui pikiran dan kemampuan yang mereka miliki. Gunakan pertanyaan-pertanyaan yang mempunyai beberapa kemungkinan jawaban.
  2. Berikan waktu beberapa menit untuk memberi kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan. Anjurkan kepada mereka untuk bekerja berdua atau dalam kelompok kecil.
  3. Mintalah kepada siswa untuk menyampaikan hasil jawaban mereka dan catat jawaban-jawaban yang mereka sampaikan. Jika memungkinkan tulis di papan tulis dengan mengelompokkan jawaban mereka dalam kategori-kategori yang nantinya akan Anda sampaikan dalam pembelajaran.
  4. Sampaikan poin-poin utama dari materi Anda dengan ceramah yang ineraktif.
  5. Mintalah kepada siswa untuk membandingkan jawaban mereka dengan poin-poin yang telah Anda sampaikan. Catat poin-poin yang dapat memperluas bahasan materi Anda.

Salam sukses Guru Indonesia


MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PAKEM (SERI 7)

April 25, 2010

A..ha.. berlanjut terus belajar kita hari ini, sekarang sudah seri 7, biar tidak lupa bisa dilihat seri ke- 6. mari kita simak model-model pembelajaran inovatif ala PAKEM sebagai berikut :

A. Reflektif

Langkah-langkah metode pembelajaran ini adalah:

Baca entri selengkapnya »


MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PAKEM (SERI 6)

April 25, 2010

Salam sukses guru Indonesia, melanjutkan model-model pembelajaran inovatif ala PAKEM diantaranya seri I – seri V, sekarang kita membahas seri VI, sebagai berikut :

A. Team Quiz

Langkah-langkah metode kuis berkelompok adalah:

Baca entri selengkapnya »