KORUPSI INDONESIA BERAWAL DARI GURU YANG TIDAK JUJUR

OLEH

MUDZAKKIR, M.Pd*

Guru SDN Menanggal 601 Surabaya

Berbagai kecurangan guru dalam pelaksanaan UNAS SMA tahun 2010 terus bermunculan, sebagaimana kita saksikan dalam reportasi investigasi khusus UNAS di Trans TV hari Sabtu, tanggal 27 Maret 2010, sungguh kita patut bersedih, bayangkan ada guru yang jelas-jelas mendiktekan jawaban di depan kelas saat ulangan berlangsung, ada juga yang  membiarkan siswa-siswinya berlaku curang saat ujian, persekongkolan antar pengawas ujian dari sekolah yang berbeda, kepala sekolah membiarkan siswanya mendapat bocoran ujian melalui SMS atau beli dan lain-lainnya.

Memang, Mendiknas Moh. Nuh menyampaikan kepuasannya terhadap pelaksanaan UNAS SMA tahun 2010, namun tidak dapat dipungkiri, kecurangan demi kecurangan pelaksanaan UNAS SMA 2010 terus diperbincangkan, pertanyaan adalah sampai kapan kondisi pendidikan Indonesia seperti ini, sungguh ada mata rantai kecurangan yang harus diberantas. berawal dari kepala dinas kabupaten yang meminta dengan agak memaksa agar hasil ulangan UNAS di daerahnya berhasil dengan segala macam cara, lanjut ke kepala dinas pendidikan sampai kepala sekolah dan bermuara ke guru.

Pendidikan Indonesia harus diselamatkan, jangan sampai pendidikan ini melahirkan generasi yang korup, tidak jujur, kasar, bodoh dan lainnya. lihat hasil penelitianLembaga pengawas korupsi internasional Transparency International (TI) yang kembali merilis Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perceptions Index) tahunan. Daftar negara terkorup dengan skor 10 lihat Jawa Pos 18 Nop 2009), Indonesia berada di urutan ke-111 bersama delapan negara lainnya. Yakni Aljazair, Djibouti, Mesir, Kiribati, Mali, Sao Tome dan Principe, Kepulauan Solomon dan Togo. Sedang Selandia Baru menduduki peringkat teratas negara terbersih.

Inilah effect dari pendidikan yang tidak jujur, pendidikan seperti ini akan melahirkan pemimpin yang lemah, bodoh, serta curang, polisi dan tentara yang korup. guru yang tidak kualitas, generasi yang kurang berbobot, kalau sudah seperti itu hancurlah bangsa ini. Oleh karena itu mari kita kampanyekan pendidikan karakter di Indonesia.

Iklan

4 Responses to KORUPSI INDONESIA BERAWAL DARI GURU YANG TIDAK JUJUR

  1. Aditx berkata:

    Ini juga kembali pada diri kita juga masing – masing. Guru memberikan pengarahan dan siswa/murid yang mempraktekkan. Artikel menarik pak guru

  2. ideguru berkata:

    betul pak adit,karena itu mari kita aling mengingatkan untuk berbuat jujur demi anak didik kita.amin

  3. Saya sebagai guru turut prihatin. sebenarnya ada yang saya tidak bisa mengerti tentang pemaknaan korupsi disini! apa memang benar korupsi diajarkan oleh guru2. bilamana pemahaman korupsi kita bisa tepat ruang untuk membenangmerahkan KORUPSI kepada guru. guru yang baik senantiasa akan memberikan wawasan yang jernih dan mencerdasakan.

    salam/fauzan satyanegara

    • ideguru berkata:

      salam pak Fauzan, maksud saya untuk memperbaiki korupsi di negara kita yang sudah mengakar, saya pikir di mulai dari anak sejak kecil baik di rumah dan di sekolah, sayangnya, banyak guru yang tidak menilai dengan semestinya hasil belajar anak,karena kasihan anak tidak lulus guru mengkontrol nilai anak, karena sang murid les di guru, sang guru tidak bisa objektiv dalam penilaian, belum lagi banyak oknum guru yang tidak jujur dalam mengisi pendataan semata-mata karena sertivikasi,karena ayah atau kerabat menjadi KS, keluarganya dibuat SK untuk menjadi guru dadakan dan menjadi guru honor yang ber SK dengan lama mengajar dibuat sekian tahun, begitu juga pendidikan guru, banyak guru yang kuliah hanya mengejar gelar..kuliah instan bahkan dak pernah belajar dapat ijasah dll. pak fauzan….itulah maksudnya…kalau pelaku pendidikan seperti itu bagaimana bangsa ini ke depan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: