Guru Depag Belum Penuhi Standar Kualifikasi

Foto(Yogyakarta, MADINATanggal: 23-03-2010 12:01): Pendidikan Islam merupakan sektor yang sangat penting, namun kalau dilihat dari aspek guru sesuai standar nasional pendidikan Islam masih belum memenuhi standar kualifikasi. Saat ini dari 180 ribu guru yang mengabdi di lingkungan Departemen Agama, baru 50 ribu yang selesai strata satu (S1).

Direktur Pendidikan Agama Islam pada sekolah, Imam Tholkhah yang mewakili Dirjen Pendidikan Islam mengemukakan hal itu pada Orientasi Wartawan Koordinatoriat PWI Jaya Departemen Agama ldi Yogyakarta belum lama ini. Lebih lanjut Imam mengemukakan, salah satu kebijakan strategis di bidang peningkatan mutu, relevansi dan daya saing adalah dalam rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan kualifikasi dan kompetensi.

Untuk itu lanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka perlu upaya peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidikan dan tenaga kependidikan. Selain itu setiap tenaga pengajar di lingkungan Depag juga harus memenuhi sertifikasi guru dan dosen.

Memaparkan tentang kebijakan umum Direktoriat Jenderal Pendidikan Islam, menurut Imam keberhasilan pembangunan pendidikan Islam dapat dilihat berdasarkan tiga tema pokok kebijakan pembangunan pendidikan, meliputi perluasan dan pemerataan akses, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing serta peningkatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan.

Adapun lingkup pendidikan Islam, mengacu kepada Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan, pendidikan Islam dapat diklarifikasikan ke dalam tiga jenis. Pertama, pendidikan agama, diselenggarakan dalam bentuk pendidikan agama Islam di satuan pendidikan pada semua jenjang dan jalur pendidikan.

Kedua, pendidikan umum berciri Islam, dan ketiga, pendidikan keagamaan Islam pada berbagai satuan pendidikan diniyah dan pondok pesantren yang diselenggarakan pada jalur formal dan non formal. “Saat ini di lingkungan Depag, ada 40 juta siswa,” ujar Imam.

Dalam pada itu, lanjut Direktur PAIS mengemukakan, program prioritas Dirjen Pendidikan Islam. Antara lain, bantuan operasional siswa (BOS), bantuan peningkatan mutu madrasah (BPMM), beasiswa pendidikan dan tenaga kependidikan, beasiswa siswa/ santri berprestasi, bantuan rehabilitasi dan pembangunan unit sekolah baru.

Selain itu termasuk program prioritas adalah, tunjangan fungsional guru non PNS, sertifikasi guru dan dosen, peningkatan kerjasama luar negeri, pemetaan mutu pendidikan, pengembangan Maâhad PTAI, serta pencitraan pendidikan Islam.

sumber : pendis.depag.go.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: