Guru Depag Belum Penuhi Standar Kualifikasi

Maret 27, 2010

Foto(Yogyakarta, MADINATanggal: 23-03-2010 12:01): Pendidikan Islam merupakan sektor yang sangat penting, namun kalau dilihat dari aspek guru sesuai standar nasional pendidikan Islam masih belum memenuhi standar kualifikasi. Saat ini dari 180 ribu guru yang mengabdi di lingkungan Departemen Agama, baru 50 ribu yang selesai strata satu (S1).

Baca entri selengkapnya »

Iklan

MENGEMBANGKAN TRADISI ILMIAH GURU

Maret 27, 2010

Jakarta, Para guru harus mengembangkan tradisi ilmiah.

Tradisi ini dibangun dari tradisi membaca sejak dini dan dimulai dari keluarga. Selain itu, guru juga perlu mengembangkan budaya berpikir. Guru juga harus membiasakan dan mencontohkan peserta didik untuk menulis. Tradisi ilmiah guru dikembangkan dengan membaca, berpikir, dan menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pendidikan Nasional (Ka Biro PKLN Kemendiknas) Agus Sartono, mewakili Menteri Pendidikan Nasional, saat membuka Lokakarya Tradisi Ilmiah Guru di Kemendiknas, Jakarta, Rabu (17/3/2010).

Baca entri selengkapnya »


150 GURU PALSUKAN PENETAPAN ANGKA KREDIT

Maret 27, 2010

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Arifin Nasir mengatakan ratusan guru di Kepri diduga memalsukan penetapan angka kredit (PAK), yang merupakan salah satu syarat kenaikan golongan dari IVa ke IVb.

Kami menduga ada sekitar 150 orang guru yang diduga memalsukan PAK untuk kenaikan pangkat dari IVA ke IVB dan itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kepri, kata Arifin, Jumat (19/3/2010).

Baca entri selengkapnya »


KEBOCORAN UN LIBATKAN SINDIKAT BESAR

Maret 27, 2010

MEDAN–MI: Komunitas Air Mata Guru (KAMG) menemukan puluhan kasus kecurangan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Medan, Sumatra Utara (Sumut). Namun, yang menonjol adalah penjualan kunci jawaban yang melibatkan sindikat besar.

Pembina KAMG, Denny Boy Saragih, Kamis (25/3) mengungkapkan lembaganya telah melakukan pemantauan jauh sebelum pelaksanaan UN. Kami membentuk relawan yang terdiri dari siswa, guru dan alumni. Tugasnya mencari kecurangan yang terjadi, mulai dari modus, pelaku dan konsumennya, ujarnya.

Baca entri selengkapnya »