Pada sebuah seminar pendidikan, pakar pendidikan Prof Dr Arief Rachman mengatakan, selama ini guru-guru telah terjebak oleh persepsi pentingnya nilai akademis tanpa memperhitungkan kreativitas anak.
Akibatnya tidak mengherankan, banyak orang tua menjadi tidak “ngeh”, bahwa anak-anak mereka sebetulnya kreatif, atau setidaknya punya potensi kreatif yang perlu dikembangkan. Sebab selama ini, konsep pendidikan di sekolah lebih banyak memfokuskan pada nilai-nilai akademis sebagai patokan keberhasilan, sebaliknya kreativitas malah dipinggirkan sebagai salah satu penentu pendidikan seorang anak.
Arief menjabarkan beberapa ciri anak-anak yang kreatif. Nah, adakah ciri-ciri tersebut tercermin pada anak Anda?
- Berwajah Cerah dan Berfisik Dinamis
- Memiliki minat luas mulai tentang musik sampai dunia politik
- Memiliki pertanyan yang berbobot tiap kali bertanya
- Punya keingintahuan yang tinggi dan mendapatkan penjelasan secara ilmiah
- Tidak pernah merasa dibatasi oleh status
- Suka dan berani mengambil risiko
- Punya banyak alternatif menuntaskan suatu masalah
- Tidak mudah puas, selalu ingin sempurna
- Berani tampil beda
- Senang menggali pengetahuan dan hal-hal baru
- Senantiasa mempunyai gagasan-gasan yang orisinil













