DIKNAS WASPADAI BENTUK KECURANGAN UNAS

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengatakan, pihaknya mewaspadai setiap bentuk kecurangan terkait penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) yang mulai berlangsung pada 22 April mendatang, terutama terkait distribusi lembar soal dan lembar jawaban.


Disadari Nuh, setiap titik memiliki potensi terhadap kecurangan. Titik tersebut, misalnya, titik pembuatan soal, titik penggandaan, proses pendistribusian dari tempat percetakan ke daerah-daerah. Begitu pula dari daerah ke sekolah-sekolah, serta di titik sekolah itu sendiri dan pendistribusian lembar jawaban ke pusat scan lembar jawaban.

“Kami tidak ingin mengambil spekulasi. Tiap titik kita pastikan aman. Ada unsur Diknas, Polri, satpam setempat. Begitu masuk percetakan, petugas tidak diperkenankan mengenakan sepatu. Harus sandal. Tidak boleh membawa HP. Jika ada soal yang tidak jelas, langsung dibakar. Kita betul-betul mengamankan setiap titik,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Nuh juga sempat melakukan inspeksi mendadak terkait distribusi lembar soal di Bandung. Menurutnya, saat ini pendistribusian telah memperhitungkan wilayah-wilayah terpencil di Indonesia. Diknas, sambungnya, menjamin lembar soal beserta kelengkapannya akan tiba di seluruh sekolah di Indonesia sebelum tanggal 22 April 2010. Bagi masyarakat yang menemukan adanya dugaan kecurangan, Nuh berharap hal ini dapat dilaporkan ke sambungan bebas pulsa 177 atau melalui surat elektronik ke aduan@depdiknas.go.id.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.